Inteligensi dan Pengukuran Perilaku


Definisi  Inteligensi
  • Segala aktifitas mental yang melibatkan proses berpikir Obyektif = rasionil
  • Aktifitas mental yang berhubungan dengan proses mental yang tinggi
  • Kemampuan menyesuaikan diri terhadap lingkungan, terhadap tujuan-tujuan yang akan dicapai dan adanya kemampuan mengkritik diri sendiri
  • Kemampuan belajar dari pengalaman
  • Kemampuan berpikir abstrak
IQ = Inteligence Quotient (kecerdasan berpikir ; Kecerdasan Umum)
MA
Rasio IQ : ------- X 100
CA
MA : Mental Age / Umur Mental
CA : Chronological Age / Umur Kelahiran
Istilah IQ dikenalkan oleh Binet (1857 – 1911)
Klasifikasi IQ (Wechsler)
139 keatas   : gifted / berbakat / genius (banyak prasyarat)
128 – 139     : Very Superior
120 – 127     : Superior
110 – 119     : Bright Normal
90 – 109       : Average
80 – 89         : Below Average
70 – 79         : R.M. Perbatasan / Borderline
60 – 69         : R.M. Ringan
50 – 59         : R.M. Sedang
< 25              : R.M. Berat, Idiocy
Pengukuran Psikologi (Psikotes) atau Pengukuran Perilaku
  • Tes Intelegensi → Kecerdasan Umum (Wechsler, Binet, Guilford, Spearman)
  • Tes Bakat → kemampuan khusus (bahasa, ilmu pasti, mekanik, administrasi, keuangan, motorik, dll)
  • Tes Minat → interens (kegiatan diluar rumah, hitung angka, membaca, seni, pelayanan sosial, membujuk orang)
  • Tes Kepribadian :
    • EPPS
    • 16 – PF     memilih pernyataan
    • MMPI
    • DAP / DAM
    • Baum tes
    • Warteg               grafis / gambar
    • Rörsach
    • SSCT / CSCT : melengkapi kalimat
    • T.A.T : membuat cerita
  • Pengukuran Psikologi / Psikotes dilakukan :
    • Tergantung tujuannya → menentukan alat
    • Manusia sebagai subyek (alat ukur obyeknya)
    • Biasanya disertai wawancara, diskusi, pengamatan
  • Faktor yang mempengaruhi Inteligensi
    • Intrinsik (dalam)
    • Ekstrinsik (luar)     Saling mempengaruhi → tidak mudah u/ dipisah-pisahkan
Kecerdasan Multipel => (Multiple Intelegence)
  • Verbal – lingusitik => kemampuan menguraikan pikiran dalam bentuk kalimat-kalimat , presentasi, pidato, diskusi, menulis (cerita, bicara)
  • Logical – mathematical => kemampuan menggunakan logika-matematika dalam memecahkan berbagai persoalan (main angka, halma)
  • Visual spatial => kemampuan berpikir tiga dimensi (melipat, menggambar, menggunting)
  • Bodily – kinesthetic => ketrampilan gerak, menari, OR (menari, senam, jongkok)
  • Musical => kepekaan dan kemampuan berekspresi dengan bunyi, nada, melodi, irama (nyanyi, main alat musik)
  • Intrapersonal => kemampuan memahami dan mengontrol diri sendiri (cerita tentang perasaan)
  • Interpersonal => kemampuan memahami dan menyesuaikan dengan orang lain (bermain bersama)
  • Naturalist => kemampuan memahami, memanfaatkan lingkungan (ikuti tumbuhnya biji, berwisata ke pantai, naik gunung, teropong benda-benda langit)

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.