Ordo Diptera (Lalat)


Lalat dibagi menjadi 2 :
  1. Lalat Penghisap Darah :
    Phlebotomus sp (sand fly),Glossina palpalis (lalat tse tse), Culicoides furens  Simulium verustum (black fly), Tabanus stratus, Stomoxys calcitrans (stable fly),
  2. Lalat Tidak menghisap Darah :
    Musca domestica, Sarcophaga sp, Chrysomya sp, Drosophila melanogaster (lalat Buah), Dermatobia hominis
Musca domestica (lalat rumah / house fly)
Taxonomi:  Kelas Insekta, Ordo Diptera, Familia: Muscidae
Tanda-tanda umum:
  1. Ukuran 6-9 mm, warnanya kelabu hitam
  2. Pd bag dorsal thorax tdp 4 buah garis longitudinal
  3. Kepala: sepasang antene yg ta 3 segmen berbulu/ arista
  4. Mempunyai mulut tipe menghisap
  5. Mempunyai satu pasang sayap dg ciri khusus vena ke 3 & ke 4 saling bertemu pd bag terminal
  6. Mempunyai 3 pasang kaki, jenis kelamin terpisah
  7. Habitat: tempat kotor (sampah, kotoran hewan, bangkai)
  8. Mata majemuk: jantan (holoptik), betina (dichoptik)
Mata facet: dichoptik (betina) dan holoptik (jantan)
Lingkaran hidup
  • Metamorphosis sempurna: telur-larva-pupa-dewasa
  • Lalat setelah kawin, jenis yg betina bertelur
  • Telur diletakkan dlm kelompok didlm habitatnya (sampah yg lembab), warnanya putih kekuningan, bentuk seperti pisang, panjang 1-1,2 mm
  • Dlm waktu 6-12 jam akan menetas menjadi larva
  • Semasa hidupnya lalat betina mampu bertelur: 5-6 kali
  • Telur lalat mempunyai sifat:
    • Tidak tahan terhadap kekeringan
    • Tidak tahan pada suhu rendah (<150 C)
    • Tidak tahan pada suhu tinggi ( > 400 C)
Sifat / morfologi stadium larva / maggot
  • Bentuknya silindris
  • Badannya bersegmen yg ta 11 segmen
  • Bag anterior tdp kepala yg ukurannya <, dan tdp mulut
  • Bag post tdp spirakel yg bentuknya menyerupai huruf D, mempunyai dinding tebal disebut peritreme
  • Makanan berupa cairan & zat organik yg membusuk
  • Mempunyai 3 stadium larva, larva stad. III panjangnya 14mm, dlm kondisi yg cocok 3-5 hari kemudian berubah menjadi pupa, tetapi pd suhu rendah setelah 24 hari berkembang menjadi pupa
  • pd waktu magot akan berubah menjadi pupa bergerak ketempat yg kering, kulit larva mengkerut & mengeras berubah warna menghitam, ukurannya < pendek (6mm) 5-6 hari kemudian berubah menjadi dewasa
  • Perkembangan dari pupa ke dewasa dipengaruhi suhu, makin rendah suhu perkembangannya makin lambat, tetapi pd suhu 450C, telur, larva maupun pupa akan mati
  • Lalat dewasa selalu menghindarkan diri dari sinar matahari langsung & selalu bersembunyi disekitar habitatnya
  • Lalat dewasa mampu terbang pd jarak 1-5 km
Kepentingan dlm bidang medic
1. Lalat dewasa berperan sebagai vektor mekanik dari:
  • Protozoa: E. histolitika, G. lamblia, B. coli, T. gondii
  • Nematoda: A. lumbricoides, T. trichiura
  • Bakteri: Shigella, Escherichia coli, Salmonella, Streptococcus , Staphilococcus
  • Virus: polio, trachoma, hepatitis, ricketsia
2. Larva menyebabkan miasis (investasi larva lalat dalam jaringan)
Pengendalian
  • Fisik / mekanik ditujukan stadium dewasa dg cara: Perangkap lalat / lem lalat
  • Memperbaiki lingkungan, hilangkan breeding places
  • Menggunakan insektisida:
    • Larva: penyemprotan pd breeding places
    • dewasa: penyemprotan resting places lalat toxic bait (makanan yg dicampur dg insektisida)
Sarcophaga  ( flesh flies / lalat daging)
Tanda-tanda umum:
  • Warna abu-abu tidak cemerlang, berambut
  • Ukurannya besar: 10-15mm
  • Dorsal thorax tdp 3 garis longitudinal
  • Pd abdomen terdapat gambaran seperti papan catur
Lingkaran hidup : Metamorphosis tidak sempurna
Telur:
  • Tidak pernah ditemukan ok lalat ini sifatnya vivipar
  • Larva dikeluarkan dlm kelompok: 40-60 ekor bersamaan
Larva / maggot:
  • Tdp pd bangkai / pemakan bangkai / scavengers
  • Juga ditemukan pd jaringan yg luka
  • Post abdomen: tdp spiracular pit & pd tiap segmen tdp pita yg melingkar
Pupa: ditemukan di tanah
Dewasa: suka ditempat  kotoran / excreta manusia / hewan
 Kepentingan medik:
  • Larvanya menyebabkan miasis
  • Dewasa: sebagai vektor mekanik
Wolfahrtia (Fam. Sarcophagidae / non-metalic)
Tanda-tanda umum:
  • Ukuran besar, warna kelabu
  • Seluruh badan ditumbuhi rambut
  • Dorsal thorax tdp 3 garis hitam longitudinal
  • Dorsal tengah abdomen tdp noda yg bentuknya bulat atau segi tiga berwarna gelap.
Lingkaran hidup:
Telur: - (sifatnya vivipar)
Larva: pd luka unhigienic (hidung, mata, telinga): miasis
Pupa: di tanah
Chrysomyia bezziana old world screw worm )
Tanda-tanda umum:
  • Warna hijau cemerlang, ukuran 8 -10mm
  • Thorax bag dorsal tdp 3 garis longitudinal
  • Squama dari sayap bag dorsal tertutup rambut Dorsal thorax tdp 2 garis longitudinal
 Lingkaran hidup: (telur – larva – pupa – dewasa)
 Telur:
  • Diletakkan dlm kelompok pd luka yg lama (mata, hidung, telinga, mulut & vagina), jendalan darah
  • 11 – 12 jam kemudian menetas menjadi larva
 Larva / maggot:
  • Panjang: 15 -17 mm, bersegmen dg pita yg melingkar
  • Masuk kedalam jaringan & merusaknya shg timbul bau yg busuk
  • Yg matur keluar dari jaringan jatuh di tanah berubah menjadi pupa kmd berkembang menjadi dewasa
  • Kepentingandlm bidang medik:
  • Menyebabkan miasis / ulcerasi tu mulut, hidung, telinga,  mata, kadang-kadang vagina
  • Sering terjadi pd hewan: sapi, kambing, biri-biri & kuda
 Pengobatan: Chloroform 5 – 15% / ethanol & pembedahan
 Kepentingan medik: Menyebabkan miasis
 Vektor mekanik: Protozoa, nematoda, bakteria ok lalat ini suka hinggap ditempat kotor / faeces
Phlebotomus  (Sandflies)
Taxonomi: Kelas insekta, ordo Diptera, Fam Psychodidae
SpesiesP. papatasi & P. sergenti
Tanda-tanda umum:
  • Ukurannya kecil: 1,3-1,5 mm, seluruh tubuh berambut
  • Mata warna hitam, relatif besar & tiga pasang kaki relatif panjang , yg betina menghisap darah
  • Tubuh : kepala, thorax dan abdomen
  • Kepala: antene bersegmen, berambut pendek, mulut tipe menusuk dan menghisap
Thorax tdp sepasang sayap dlm posisi tegak,berambut vena ke 2 pd sayap bercabang dua kali
  • Jenis kelamin terpisah, betina mempunyai abdomen >, ujungnya membulat sedangkan yg jantan tdp clasper
  • Banyak ditemukan di gurun pasir (savanah)
Peranan dalam bidang medik:
  • Gigitannya menyebabkan dermatosis bagi yg sensitif
  • Vektor biologis leismaniasis ok Leishmania
  • Vektor biologis bartonelosis ok Bartonella bacilliformis
  • Vektor biologis sandfly fever ok virus
Pengendalian : Insektisida tu stadium dewasa
Lingkaran hidup
Metamorphosis sempurna: telur-larva-pupa-dewasa
Telur : Ukuran kecil, btk oval, warna coklat hitam, tidak tahan kering, diletakkan terpisah pd batuan / lubang pd tanah yg lembab
 Larva:
  • Pemakan segala: bangkai, zat organik, sampah, kotoran hewan & berada ditempat yg lembab
  • Mempunyai 4 stadium, btk silindris, memanjang, punya kepala warna hitam, abdomen bersegmen & mempunyai kaki palsu pd tiap segmen abdomen
  • Bag post abdomen tdp dua pasang rambut panjang disebut caudal bristle / caudal setae
 Pupa: Ujung abdomen tdp dua pasang caudal bristle & sisa kulit yg tidak dilepas seluruhya
Dewasa:
  • Jantan & betina menghisap cairan tumbuhan, kecuali yg betina kadang-kadang menghisap darah hewan vertebrata pd malam hari di luar rumah (exophagic) atau di dlm rumah (endophagic)
  • Jarak terbang pendek shg penyebaran tidak luas, suka bersembunyi ditempat terlindung
Black flies (lalat hitam)
Taxonomi: Kelas Insekta. Ordo Diptera, Fam. Simuliidae
Genus Simulium, Spesies Simulium damnosum Simulium ochraceum
 Tanda-tanda umum:
  • ukurannya sangat kecil (1,5-4mm), warnanya hitam
  • Mempunyai punggung yang bongkok
  • Mempunyai mata majemuk, jenis betina tipe dichoptic sedangkan yg jantan tipe holoptic
  • Mempunyai sepasang antene, bentuknya silindris, ta 11segmen, tidak berambut , seperti tanduk                                                                
Kepala:
  • Mempunyai mulut tipe menusuk dan menghisap dan hanya jenis betina  yang menghisap darah (tusukannya tidak terlalu dalam, tidak seperti pada nyamuk)
Thorax:
  • Terdapat satu pasang sayap membraneus, tidak bersisik dan tidak berambut, pd posisi istirahat kedua sayap menutupi seluruh badannya
  • Mempunyai tiga pasang kaki yg relatif pendek
Lingkaran hidup
Metamorphosis sempurna: telur-larva-pupa-dewasa
 Telur:
  • Ukuran: 0,1-0,4 mm, btk triangular, mempunyai dinding yg mengeluarkan zat perekat, diletakkan pd batuan / tanaman air pd sungai yg mengalir deras (lalat masuk kedlm air) diletakkan dlm kelompok saling melekat, warnanya pucat keputihan kmd berubah hitam coklat
Larva:
  • Btk silindris, makin kepost makin menggembung
  • Ukuran 4-12mm, kepala warna hitam, mempunyai mulut yg dilengkapi mouth brush / cephalic fans
Pupa:
  • Juga disebut coccon
  • Tidak makan, tetapi bernafas dg menggunakan filamen yg terletak di bag ant
  • Melekat erat pd tumbuhan air atau batu-batuan
  • Setelah dewasa keluar dari permukaan air & terbang
 Dewasa
  • Jantan & betina menghisap cairan tumbuhan
  • Betina hisap darah manusia / hewan tu pd siang hari
  • Mampu terbang 10-15 km / terbawa angin, sehingga penyebarannya sangat luas
Peran dlm bidang medic
Stadium dewasa:
  • Gigitannya menyebabkan dermatosis
  • Sebagai vektor biologis Onchocerca volvulus
  • Sebagai vektor biologis Manzonella ozardi
Pengendalian:
  • Dg insektisida dg sasaran: larva / stad dewasa
  • Menghilangkan  breeding  places
Horseflies (Tabanus & Chrysops)
Kelas Insekta, Ordo Diptera, Fam. Tabanidae
 Tanda-tanda umum:
  • Ukurannya besar: 6-30 mm, btk gagah, bentangan sayap mencapai 6,5 cm
  • Thorax & abdomen tdp garis / noda warna kontras
  • Kepala: semilunar, mata tipe dichoptic (betina) & holoptic (jantan)
  • Antene pendek ta 3 segmen tanpa rambut, segmen terminal terbagi 4 segmen
  • Mulut tipe menusuk dan menghisap
 Thorax:
  • Sayap tanpa sisik, warna terang (Tabanus), sayap warna terang dg pita melintang warna coklat (Chrysops)
  • Istirahat, sayap menutupi seluruh badan (overlaping)
Kepentingan dlm bidang medik:
Tabanus:
  • Vektor penyakit anthrax ok Bacillus anthracis
  • Vektor penyakit tularemia ok Francisella tularensis
  • Vektor penyakit surrah ok Trypanosoma evansi
Chrysops:
  • Vektor filariasis non-limfatik ok Loa-loa
Lingkaran hidup
Metamorphosis sempurna: telur-larva-pupa-dewasa
 Telur:
  • Dlm kelompok pd bag bawah daun tanaman air yg berlumpur
  • Ukuran kecil 1-2,5 mm, warna putih kekuningan abu-abu hitam, bentuk melengkung / seperti sigaret
 Larva:
  • Berada dlm air yg berlumpur, btk silindris, kedua ujung runcing, warna putih kekuningan, coklat atau hijau bernoda hitam. Kepala kecil warna hitam, mempunyai abdomen yg terbagi 11 segmen
  • Tiap segmen abdomen tdp bangunan seperti cincin yg melingkar & terdapat tonjolan sbg kaki palsu / pseudopoda
  • Ujung abdomen tdp alat nafas / siphon & alat sensoris yg bentuknya piriform dsb organ grabers
  • Habitat air berlumpur + sisa daun yg membusuk, sifatnya predator, pemakan bangkai, canibal, menggigit kaki manusia yg masuk kedalam lumpur
  • Stadium larva dpt mencapai 3 th punya 6-13 stadium
  • Larva matur ukuran 1-6 cm bergerak ketempat kering berubah menjadi pupa
  • Makanan zat organik yg membusuk
 Pupa:
  • Menembus permukaan lumpur yg mengering dg posisi terbalik
  • Ukuran 6-35 mm, agak melengkung warna coklat
  • Tubuh: cephalothorax dan abdomen, punya lateral spirakel, ujung abdomen tdp 6 lobus berspina (caudal aster)
Dewasa:
  • Makanan: cairan tumbuhan, betina menghisap darah mamalia, reptilia, burung dan manusia: siang hari yg cerah
  • Kemampuan terbang jauh, istirahat di hutan / semak
  • Gigitannya cukup dalam , sakit & timbul perdarahan pd hewan ternak (kuda, sapi, kerbau, kera)
  • Musim hujan populasi > musim kemarau
Spesies yang penting
  • Chrysops dg ciri khusus:
  • Ukuran sedang
  • Sayap tanpa sisik, warna terang tdp gambaran pita melintang warna coklat
  • Abdomen tdp noda oranye, kuning atau hitam
  • Antene lurus tapa rambut, 3 segmen, segmen terminal terbagi atas 4 segmen
  • Tabanus:
  • Ukuran > besar
  • Sayap tanpa sisik, warna terang tanpa pita
  • Antene tanpa rambut, 3 segmen, segmen ke 2 tdp tonjolan keatas, segmen terminal terbagi 4 segmen
Pengendalian Insektisida:
  • Dg sasaran larva atau stadium dewasa, tetapi hasilnya kurang efektif oleh karena:
    • Stadium dewasa tinggal di hutan
    • Stadium larva berada di dalam lumpur di bawah daun yg telah membusuk
  • Menghilangkan breeding places yaitu air berlumpur dg banyak ditumbuhi tanaman air
  • Daun tanaman air merupakan tempat yg baik utk melekatkan telurnya kemudian telur jatuh keair berlumpur dan menetas menjadi larva

0 komentar:

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.