Askep pada klien dengan gangguan spiritual


Klien yang butuh spiritualitas adalah
  • Pasien kesepian
  • Pasien yang  ketakutan dan cemas
  • Pasien menghadapi pembedahan
Alat Pengkajian
B-E-L-I-E-F (mc Evoy, 2003)
B = belief system
E = Ethics or value
L = Live style
I  = involvement in a spiritual community
E = Education
F = Future events
  • Skala Spiritual Well Being (SWB)(Gray, 2006) èkehidupan dan kekuatan tertinggi
  • The spiritual perspective scale (SPS)(Gray,2006) è hubungan dengan kekuatan tertinggi, orang laindan diri sendiri.
  • kepercayaan/ keyakinan, kehidupan/ tanggung jawab diri, kepuasan hidup/aktualisasi diri.
Informasi awal yang perlu dikaji
  1. Alifiasi nilai
  2. Keyakinan agama dan spiritual
  3. Nilai agama atau spiritual
Apa yang akan anda kaji
  • Spiritual dan kesehatan spiritual
  • Kepercayaan, keyakinan, kelompok dan komunitas
  • Kehidupan dan tanggung jawab diri
  • Kepuasan hidup
  • Keterhubungan
  • Pekerjaan
Diagnosa Keperawatan :
  • Distress spiritual
  • Koping inefektif
  • Ansietas
  • Disfungsi seksual
  • Harga diri rendah
  • Keputusasaan
Distress spiritual b.d anxietas
Definisi : gangguan pada prinsip hidup yang meliputi semua aspek dari  seseorang  yang menggabungkan aspek psikososial dan biologis
NOC
  • Menunjukkan harapan
  • Menunjukkan  kesejahteraan spiritual:
  • Berarti dalam hidup
  • Pandangan tentang spiritual
  • Ketentraman, kasih sayang dan ampunan
  • Berdoa atau beribadah
  • Berinteraksi dengan pembimbing ibadah
  • Keterkaitan denganorang lain, untuk berbagi pikiran, perasaan dan kenyataan
  • Klien tenang
NIC
  • Kaji adanya indikasi ketaatan dalam beragama
  • Tentukan konsep ketuhanan klien
  • Kaji sumber-sumber harapan dan  kekuatan pasisien
  • Dengarkan pandangan pasien tentang hubungan spiritiual dan kesehatan
  • Berikan prifasi dan waktu bagi pasien untuk mengamati praktik keagamaan
  • Ajarkan tehnik meditasi
  • Jelaskan pentingnya hubungan dengan Tuhan
  • Kolaborasi dengan  pastoral
Koping inefektif  b.d krisis situasi
Definisi : ketidakmampuan membuat penilaian yang tepat  terhadap  stressor, pilihan respon untuk bertindak secara tidak adekuat dan atau ketidakmampuan menggunakan sumber yang tersedia.
NOC              
  • Koping efektif
  • Kemampuan untuk memilih antara 2 alternatif
  • Pengendalian impuls : kemampuan mengendalikan diri dari prilaku kompulsif
  • Pemrosesan informasi : kemampuan untuk mendapatkan dan menggunakan informasi
NIC
  • Identifikasi pandangan klien terhadap kondisi dan kesesuaiannya
  • Bantu klien mengidentifikasi kekuatan personal
  • Peningkatan koping:
  • ènilai kesesuaian pasien terhadap perubahan gambaran diri
  • ènilai dampak situasi kehidupan terhadap peran
  • èevaluasi kemampuan pasien dalam membuat keputusan
  • èAnjurkan klien menggunakan tehnik relakssi
  • èBerikan pelatihan ketrampilan sosial yang sesuai
  • Libatkan sumber – sumber yang ada untuk mendukung pemberian pelayanan kesehatan
PelaksanaanSesuai dengan NOC yang telah ditentukan
EvaluasiEvaluasi dengan melihat NOC yang telah ditentukan , secara umum  tujuan tercapai apabila klien (Achir Yani, 1999) :
  • Mampu beristirahat dengan tenang
  • Menyatakan penerimaan keputusan moral
  • Mengekspresikan rasa damai
  • Menunjukkan hubungan yang hangat dan terbuka
  • Menunjukkan sikap efektif tanpa rasa marah, rasa bersalah dan ansietas
  • Menunjukkan prilaku lebih positif
  • Mengekspresikan arti positif terhadap situasi dan keberadaannya

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.