Etika Keperawatan


 PENGERTIAN ETIKA
§  Etik/ethics (asal kata “etos” ) à adat, kebiasaan, perilaku atau karakter.
§  Standart unt menentukan baik / buruk, dan unt membuat keputusan ttg apa yg harus dilakukan unt orang lain (Thompson & Thompson)
§  Ilmu yg mempelajari nilai moral, yg menjadi prinsip dan kode tindakan yg ideal
§  Etika merupakan peraturan dan prinsip bagi perbuatan yg benar.
§  Etika memberi keputusan tentang tindakan yg diharapkan benar, tepat atau bermoral.

Moral
§  Moral mirip dgn etika, selalu dikaitkan dgn standar personal individu dlm penerapan tingkah laku, karakter dan sikap ( Kozier).
§  Etik selalu merujuk pd standar moral terutama yg berkaitan dg kelompok seperti diokter dan perawat.
è Moral adl perilaku yg diharapkan oleh masyarakat yg merupakan “standar perilaku” Dan “nilai-nilai” yg hrs diperhatikan bila  Seseorang menjadi anggota masyarakat  dimana ia tinggal

Etiket =sopan santun
§  Tata cara bergaul
§  Tata krama
§  Tingkah laku yg baik
§  Etiket atau adat mrp sesuatu yg dikenal, diketahui, diulang, serta menajadi suatu kebiasaan di dlm suatu masyarakt, berupa kat-kata atau perbuatan yg nyata.

Etiket
§  Dasarnya: kepantasan, kebiasaan atau kepatutan dlm pergaulan di masyarakat
-          baik & benar disandang
-          baik & benar dipandang
-          baik & benar didengar
§  Ditujukan kpd sikap lahiriah saja
§  Tujuannya manusia sbg makluk sosial, bukan sbg pribadi
§  Bersifat relatif, sesuai daerah.

Contoh etiket
§  Pakaian à sesuai kondisi & waktu.
§  Menelpon, makan, duduk di meja makan.
§  Wanita membawa beban berat à pria menolong, membukakan pintu, dsb.
§  Tdk memotong pembicaraan, tdk ngobrol sendiri dlm rapat/ada seminar, dsb.
§  Tdk meludah sembarang tempat, menguap di dpn banyak orang tanpa menutup mulut.
§  Tdk flatus di dekat banyak orang.
§  Tdk tertawa dibuat-buat.
§  Tdk membiasakan bertopang dagu, dsb.

Fungsi etika & etiket
§  Sarana manusia mengembangkan diri menjadi lebih sempurna
§  Dapat menentukan bagaimana harus hidup dan bertindak
§  Bertanggung jawab kepada:
-          Tuhan
-          masyarakat
-          lembaga
-          profesi


PERBEDAAN ETIKA dgn ETIKET


ETIKA
-          Memberi norma ttg perbuatan itu sendiri à mengambil milik orang lain tanpa ijin è DILARANG
-          Selalu berlaku, baik ada saksi maupun tdk ada à tdk tergantung ada / tdk ada orang lain è larangan mencuri selalu berlaku
-          Lebih absolut à jangan berdusta, membunuh, mencuri, dll è prinsip
-          Menyangkut luar – dalam (integritas) à dlm hati, kata, tindakan è sama
-          èFalsafah moral & mrp
-          cara hidup yg benar dilihat dari sudut budaya, susila & agama
ETIKET
-          Cara suatu perbuatan dilakukan manusia à menyerahkan sesuatu hrs dgn tangan kanan
-          Hanya berlaku dlm pergaulan; bila tdk ada orang tdk berlaku à meletakkan kaki di atas meja, jika tdk ada orang à tdk melanggar etiket
-          Bersifat relatif à sopan dlm budaya satu, bisa dianggap tdk sopan dlm budaya lain à makan dgn tangan, bersendawa, flatus à tdk sopan
-          Lahiriahnya saja à orang dpt bersifat munafik. Orang etis tdk munafik.
-          èTatacara pergaulan yg baik antara sesama manusia.


Keperawatan
§  Keperawatan adl suatu bentuk pelayanan profesional yg merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan, didasarkan pd ilmu & kita kep, berbentuk pelayanan bio-psiko-sosial-spiritual yg kmprehensif, ditujukan pd individu, keluarga & masy. baik sakit maupun sehat yg mencakup seluruh proses kehidupan manusia.

ETIKA KEPERAWATAN
§  Suatu ungkapan ttg bagaimana perawat WAJIB bertingkah laku.
§  Etika keperawatan merujuk pd standar etik yg menentukan dan menuntun perawat dlm praktek sehari-hari (Fry, 1994).
§  Menegaskan ttg kewajiban-kewajiban yg secara sukarela diemban oleh perawat dan mencari informasi ttg dampak dr keputusan- keputusan perawat.

Tujuan Pendidikan Etika Kep (National League for Nursing à Amerika)
§  Meningkatkan pengertian peserta didik ttg hubungan antar profesi kes., peran dan fungsi anggota tim kesehatan.
§  Mengembangkan potensi pengambilan keputusan yg bersifat moralitas, keputusan ttg baik & buruk yg akan dipertanggungjawabkan kpd Tuhan
§  Mengembangkan sifat pribadi & sikap profesional peserta didik

Tujuan Pendidikan Etika
§  Mengembangkan pengetahuan & keterampilan yg penting unt dasar praktik keperawatan profesional
§  Memberi kesempatan kpd peserta didik menerapkan ilmu & prinsip etika dalam praktik dan situasi nyata.

Tujuan utama pendd etika kep
§  Mampu menjaga mutu profesi perawat.
§  Melaksanakan profesi perawat dgn sebaik-baiknya.
§  Mempunyai wawasan kemanusiaan.

Tujuan Etika Keperawatan: (American Ethics Commision Bureau on Teaching)
§  Mengenal & mengidentifikasi unsur moral dlm praktik kep.
§  Membentuk strategi / cara & menganalisis masalah moral yg terjadi dlm praktik kep.
§  Menghubungkan prinsip moral  yg baik & dapat dipertanggungjawabkan pada diri sendiri, keluarga, masyarakat dan Tuhan.

MENILAI APAKAH SUATU TINDAKAN YG DILAKUKAN “BAIK/BURUK”
Tindakan harus memenuhi persyaratan:
§  Dilakukan dgn sengaja è dilakukan dgn tujuan dan telah dipilih.
§  Dilakukan dgn kesadaran.
§  Yang bersangkutan sdh tahu BAIK dan BURUK-nya tindakan tsb.
§  Yang bersangkutan mempunyai pilihan.

Azas Dasar Etik Keperawatan (Prinsip Moral Kepa)
§  Azas otonomi klien (respect of the autonomy)
§   Azas manfaat (Beneficence)
§  Azas tdk merugikan (Non maleficence)
§  Azas kejujuran (Veracity)
§  Azas kerahasiaan (confidentility)
§  Azas keadilan (justice)

§  OTONOMI
-          Kemampuan unt menentukan/mengatur diri sendiri.
-          Menghargai otonomi = menghargai manusia sbg seseorang yg mempunyai harga diri & martabat, yg mampu menentukan sesuatu bagi dirinya.

Tindakan yg tdk menghargai otonomi
-          Melakukan sesuatu bagi klien tanpa memberi tahu sebelumnya.
-          Melakukan sesuatu tanpa memberi informasi yg relevan, yg penting diketahui oleh klien dlm membuat suatu pilihan.
-          Memberitahukan klien bahwa keadaannya baik, padahal terdpt gangguan atau penyimpangan.
-          Tidak memberikan informasi yg lengkap walaupun klien menghendaki informasi tsb.
-          Memaksa klien memberi informasi ttg hal-hal yg mereka sdh tdk bersedia menjelaskannya.

§  BENEFICENCE
-          Selalu mengupayakan setiap keputusan dibuat berdasarkan keinginan unt melakukan yg terbaik dan tidak merugikan klien à bermanfaat unt menolong klien.
-          Risiko yg mungkin timbul dikurangi sampai seminimal mungkin, dn memaksimalkan manfaat bagi klien.
§  NON MALEFICENCE
-          Tindakan & pengobatan hrs berpedoman “primum non nocere” (yg paling utama adalah jangan merugikan)
-          Tidak melukai/tdk menimbulkan bahaya atau cidera bagi klien/orang lain.
-          Prinsip unt tidak nmelukai orang lain berbeda & lbh keras dp prinsip unt melakukan yg terbaik.
-          Risiko fisik, psikologis maupun sosial akibat tindakan & pengobatan yg akn dilakukan hendaknya seminimal mungkin.
§  VERACITY = KEJUJURAN
-          Dokter & perawat hendaknya mengatakan secara jujur & jelas apa yg akan dilakukan serta akibat yg dapat terjadi.
-          Dlm memberikan informasi disesuaikan dgn tingkat pendidikan klien.
§  CONFIDENTIALITY
-          Menghormati “privacy” dan kerahasiaan pasien, meskipun pasien sdh meninggal duniaa.
§  JUSTICE = KEADILAN
-          Prinsip moral adil unt semua individu klien à tindakan yg dilakukan unt semua orang sama.
-          Tindakan sama tdk selalu identik.
-          Persamaan berarti mempunyai kontribusi yg relatif sama unt kebaikan kehidupan seseorang.
-          Perawat hrs berlaku adil & tdk berat sebelah

PRINSIP KODE ETIK à Menghargai hak & martabat manusia “tidak akan pernah berubah”
MENGHADAPI SUATU SITUASI  YG MELIBATKAN  KEPUTUSAN ETIK
Tanyakan pada diri sendiri:
§   bgm pengaruh tindakan saya pada pasien?
§   bgm pengaruh tindakan saya thd atasan dan orang-orang yg bekerjasama dgn saya?
§   bgm pengaruh tindakan saya thd diri saya sendiri?
§   bgm pengaruh tindakan saya thd profesi?
Beberapa Sistem Filsafat Moral
Berbagai aliran unt menentukan ukuran “BAIK”
§  Hedonisme
§  Eudemonisme
§  Utilitarisme
§  Deontologi
§  Sosiolisme
§  Religiosisme
§  humanisme

§  Hedonisme
-          Yunani à”Hedone” è baik apa yg memuaskan keinginan kita, apa yg meningkatkan kuantitas kesenangan atau kenikmatan dlm diri kita.
-          Sebagai ukuran baik adalah hedone èjika sesuatu/tindakan itu memberikan kenikmatan & kepuasan rasa.
§  Eudemonisme
-          Tindakan dikatakan baik apabila bertujuan unt kebaikan/mempunyai tujuan yg baik
§  Utilitarisme
-          Suatu tindakan dikatakan baik bila bermanfaat/berguna bagi orang lain
§  Deontologi
-          Suatu studi ttg kewajiban moral.
-          Moralitas suatu keputusan etis yg sepenuhnya terpisah dari konsekuensinya/hasil tindakannya.
-          Contoh: perawat berkeyakinan bahwa menyampaikan suatu kebenaran mrp hal yg sangat penting & tetap hrs disampaikan, tanpa peduli hsl/akibatnya.
§  Sosiolisme
-          Aliran ini menyatakan bahwa masyarakatlah yg menentukan baik atau buruk tindakan anggotanya.
-          Apa yg dianggap oleh masyarakat tertentu baik, maka bila dilakukan oleh anggota masyarakatnya è anggota tsb juga dianggap baik.
§  Religiosisme
-          Aliran ini menyatakan bahwa apa yg di-Firman-kan oleh Tuhan adalah baik.
ètindakan manusia yg melaksanakan perintah Tuhan dan menghindari larangan Tuhan adalah baik.
§  Humanisme
-          Aliran ini menyatakan bahwa yg baik adalah yg sesuai dgn kodrat/derajat dan hak asasi manusia à tidak mengurangi/menentang kemanusiaan dan sesuai dgn kata hati manusia yg bertindak.

Kesimpulan à manusia ETIK
§  Betingkah laku baik.
§  Bertanggung jawab kpd kata hatinya à selalu memilih menurut petunjuk kata hatinya.
§  Bertanggung jawab kpd siapapun yg berhak menuntut jawab dgn sah atas perbuatannya.
§  Berkepribadian à pedoman tingkah lakunya adl keyakinan bahwa yg dilakukan adl BAIK
§  Mempunyai integritas pribadi & berbudi luhur à tdk mudah goyah dlm pendirian etiknya.


1 komentar:

sulung74 mengatakan...

Sebenarnya tulisan diatas masih bersifat umum. Sebenarnya tujuan utama pendidikan etika keperawatan sangat menarik untuk dibahas dengan memberikan contoh-contoh studi kasus di dunia keperawatan.

Poskan Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.